FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA DERMATITIS KONTAK IRITAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR
Keywords:
Dermatitis kontak Iritan, Personal Hygiene, Pengetahuan, Penggunaan APDAbstract
Kurangnya pengetahuan terkait kebersihan diri (personal hygiene) berhubungan signifikan dengan meningkatnya angka penderita penyakit kulit khususnya dermatitis kontak iritan pada penghuni Lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya dermatitis kontak iritan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional.. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukan ada hubungan antara Personal hygiene Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Iritan (p value 0,000), ada hubungan antara pengetahuan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Iritan (p value 0,000), ada hubungan antara penggunaan APD Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Iritan (p value 0,000). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kejadian dermatitis kontak iritan dipengaruhi oleh personal hygiene, pengetahuan, dan penggunaan APD. Di harapkan kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar untuk mengadakan promosi kesehatan mengenai dermatitis kontak iritan dan pentingnya meningkatkan personal hygiene pada narapidana.


