Implementasi Tugas Dan Fungsi Kantor Urusan Agama Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat Di Kecamatan Kampar Kiri
DOI:
https://doi.org/10.63477/mjrs.v3i3.566Keywords:
Office of Religious Affairs, Public Services, Duties, FunctionsAbstract
The purpose of this study is to determine the implementation of the duties and functions of the Office of Religious Affairs (KUA) in providing services to the community and to what extent its implementation is in accordance with the regulations of the Minister of Religious Affairs (PMA). The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects were the head of the Office of Religious Affairs (KUA), employees of the Office of Religious Affairs (KUA), and the community who received services at the Office of Religious Affairs (KUA) of Kampar Kiri District. The results of the study indicate that the Office of Religious Affairs (KUA) of Kampar Kiri District has carried out most of its duties and functions as mandated in the PMA, including in terms of marriage registration services, religious life guidance, and religious administration services. However, several obstacles were still found such as limited human resources, inadequate facilities and infrastructure, and a lack of public understanding of service procedures. The conclusion of this study is that although the implementation of the duties and functions of the Religious Affairs Office (KUA) in Kampar Kiri District has generally been carried out in accordance with regulations, it is still necessary to improve the quality of service by strengthening employee capacity and providing outreach to the community.
Downloads
References
Ali, Zainudin. (2006). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Amiruddin. (2003). Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ash Shiddieqy, M. Hasbi. (1997). Pengantar Hukum Islam. Semarang: PT Pustaka Rizki Putra.
Departemen Agama Republik Indonesia. Al-Qur'an dan Terjemahnya.
Djazuli, H. A. (2004). Fiqh Siyasah: Implementasi Kemaslahatan Umat dalam Rambu-rambu Syariah. Jakarta: Kencana.
Habibillah, M. R. (2021). Tugas dan Fungsi KUA dalam Memberikan Pelayanan kepada Masyarakat Berdasarkan PMA Nomor 34 Tahun 2016.
Hardiansyah. (2011). Kualitas Pelayanan Publik: Konsep, Dimensi, Indikator, dan Implementasinya. Yogyakarta: Gava Media.
Idris, Mohd. Ramulyo. (1999). Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Iqbal, Muhammad. (2014). Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.
Iskandar. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Gaung Persada.
Jamil, Wahab Abdul. (2014). Polemik Biaya Pencatatan Perkawinan di Kantor Urusan Agama. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan.
Johan, Bahder. (2004). Metode Penelitian Ilmu Hukum. Semarang: Mandar Maju.
Kurniawan. (2005). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaharuan.
Marzuki, A. (2019). Peningkatan Layanan Publik dan Biaya Operasional Perkantoran KUA.
Mukarom, Zaenal, & Laksana, Muhibudin Wijaya. (2015). Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: CV Pustaka Setia.
Nawawi, Hadari. (1993). Kepemimpinan Menurut Islam. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Noorbani, M. A. (2017). Analisis Kebutuhan Pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan di Sumatera Barat.
Nurfadillah Fajri Hurriyah. Kualitas Pelayanan Pencatatan Nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Jurnal Universitas Negeri Makassar.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality.
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Urusan Agama Kecamatan.
Qomar, Mujamil. (2012). Kesadaran Pendidikan: Sebuah Penentu Keberhasilan Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Ridwan, & Sudrajat, Sodik. (2009). Hukum Administrasi Negara dan Kebijakan Pelayanan Publik. Bandung: Nuansa.
Sabaruddin, Abdul. (2015). Manajemen Kolaborasi dalam Pelayanan Publik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sinambela, Lijan Poltak. (2006). Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Soekanto, Soerjono. (1996). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Subkhi, Ahmad, & Januar, Mohammad. (2013). Pengantar Teori dan Perilaku Organisasi. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Sulaiman. Problematika Pelayanan Kantor Urusan Agama Anumban Timur Nusa Tenggara Timur. Jurnal Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang.
Surjadi. (2012). Pengembangan Kinerja Pelayanan Publik. Bandung: PT Refika Aditama.
Sumantri, Suria Yuyun. (2009). Ilmu dalam Perspektif: Kumpulan Karangan tentang Hakikat Ilmu. Jakarta: Gramedia.
Syarifuddin. Fungsional Jabatan Penghulu dan Pengaruhnya terhadap Kinerja KUA Kecamatan di Kota Manado. Jurnal Institut Agama Islam Negeri Manado.
Syaukani, Imam. (2007). Optimalisasi Peran KUA Melalui Jabatan Fungsional Penghulu. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Iran Simbolon, Ahmad Rofii Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















