Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Buruh Harian Lepas Pada Tindak Pidana Pertambangan Timah Tanpa Izin Berdasarkan Asas Kesalahan Di Kabupaten Bangka Barat
DOI:
https://doi.org/10.63477/jols.v3i3.612Keywords:
Criminal Liability, Casual Daily Worker, Principle of CulpabilityAbstract
The criminal liability of casual laborers in illegal tin mining crimes faces challenges in determining the limits of involvement and the degree of culpability between workers and those in control of mining activities. This study employed an empirical juridical method with a statutory, conceptual, and field research approach. Data were obtained through interviews and a review of illegal tin mining cases handled in West Bangka Regency in 2024–2026. The results showed that of the 72 cases, 19 (26.39%) involved casual laborers as suspects, while 44 (61.11%) involved capital owners. Casual labor status does not eliminate criminal liability due to their role and degree of culpability in mining activities. The problem arises from the phrase "every person," which does not provide a proportional distinction between legal subjects. Therefore, legal reform is needed through clustering of legal subjects, optimizing judicial pardons, and integrating penal and non-penal policies to achieve just and legal certainty in criminal liability.
Downloads
References
Adimu, H. E., Arif, N., Mukaddas, J., Syarni, P., Banunaek, Z. A., Ikhsan, N., Udaya, L. O. M. R. A., Heryanto, R., Husen, O. O., & Yunus, L. (2024). Analisis Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Kamiya Jaya Aquatic.
Aksa, F. N., Widia, S. M., & Hanani, S. (2025). Perbandingan metode penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris: Penelitian Di Uin Sjech M Djamil Djambek. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(6), 2226–2236.
Alvi Syahrin, S. H., Anggusti, I. M., Mm, M., Alsa, A. A., & SH, M. H. (2023). Dasar-dasar Hukum Pidana: Suatu Pengantar (Buku Kesatu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Merdeka Kreasi Group.
Andara, Y. P., & Haiti, D. (2026). Sanksi Pidana Minimal terhadap Pelaku Pertambangan Galian C Ilegal dalam Prespektif Hukum Pidana. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 10603–10618.
Arkum, D. (2024). Pembangunan Berkelanjutan Industri Pertambangan Timah di Indonesia. Deepublish.
Butar, F. B., Nadhir, N., Wahono, R. U., & Arindya, A. Z. (2023). Pengantar hukum pertambangan mineral dan batu bara. Airlangga University Press.
Hakim, L. (2020). Asas-asas hukum pidana buku ajar bagi mahasiswa. Deepublish.
Handini, D., Pramesti, A. H., & Salsabila, S. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Pertambangan Timah Illegal di Kawasan Lintas Timur Dusun Tanjung Ratu Kabupaten Bangka. SPEKTRUM HUKUM, 20(2), 137–151.
Haris, O. K. (2026). Buku Ajar Hukum Pertambangan di Indonesia. CV Eureka Media Aksara.
Irzon, R. (2021). Penambangan timah di Indonesia: Sejarah, masa kini, dan prospeksi. Jurnal Teknologi Mineral Dan Batubara, 17(3), 179–189.
Larasati, A. B., Pujiyono, P., & Azhar, M. (2021). Pendekatan Penal Dalam Kerangka Politik Kriminal Untuk Menanggulangi Tindak Pidana Tambang Galian C Di Wilayah Wonosobo. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(1), 121–135.
Mukaromah, S., Sapitri, E., Tauhidayah, I., & Septia, R. B. (2024). Upaya Pemerintah Dalam Pembangunan Ulang Terhadap Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung. Jurnal Bevinding, 2(02), 24–35.
Pratiwi, S. (2022). Delik Penyertaan Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Binamulia Hukum, 11(1), 69–80.
Ranggalawe, G. N., Susanti, I., & Fahmi, K. (2023). Dilema penegakan hukum penyelesaian pertambangan tanpa izin. Marwah Hukum, 1(1), 29–40.
Rohmat, N. (2024). Hukum kriminologi dan viktimologi. Penerbit K-Media.
Sanjaya, A. W., SH, M. H., & Li, M. H. (2024). Ajaran Kesalahan dalam Hukum Pidana. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Sheebakayla, R., & Akhmaddhian, S. (2025). Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Penjualan Hasil Tambang Tanpa Izin di Indonesia (Studi Putusan Nomor 48/Pid. Sus/2023/Pn. Mntk). Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 2(01), 1–12.
Silfia, S. (2026). Penerapan Asas Tanggung Jawab Mutlak Strict Liability Terhadap Perusahaan Tambang Nikel Yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan. Dinamika, 32(2), 1260–1270.
Simbala, Y., Lumintang, D. W., & Gosal, V. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Di Wilayah Pertambangan Dalam Penyelesaian Sengketa Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum To-Ra: Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat, 10(2), 327–343.
Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Edu Research, 5(3), 110–116.
Utoyo, M., Afriani, K., Rusmini, R., & Husnaini, H. (2020). Sengaja Dan Tidak Sengaja Dalam Hukum Pidana Indonesia. Lex Librum, 7(1), 75–85.
Widyaningrum, T., & Hamidi, M. R. (2024). Pembaruan hukum pertambangan mineral dan batubara menuju keadilan dan kepastian hukum yang berkelanjutan untuk masyarakat Indonesia. Iblam Law Review, 4(3), 11–22.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rendey Satya, Ave Agave Christina Situmorang, Febian Monica, Zilfa Aurellia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



















