Analisis Isu Kontemporer Manajemen Fintech Syariah: Tinjauan Kritis terhadap Fitur Paylater dalam Perspektif Ekonomi Mikro Islam Nassua Mardiyah,

Authors

  • Nassua Mardiyah, UMRI
  • Jahrotul sita mukhti Universitas Muhammadiyah Riau
  • Nabila Saskia Universitas Muhammadiyah Riau

Keywords:

Financial Technology., Paylater, Manajemen Bisnis Syariah,, Keadilan Pasar.

Abstract

Akselerasi teknologi finansial (Financial Technology) dan fitur Paylater telah menghadirkan pergeseran paradigma dalam perilaku transaksi ekonomikontemporer yang memicu berbagai isu krusial terkait legalitas syariah di era disrupsi digital 2026. Di tengahmasifnya penggunaan layanan kredit digital yang bersifat instan, muncul tantangan etika dan teologis berupa praktik bunga terselubung, denda keterlambatan yang bersifat ribawi, serta ketidakjelasan akad (gharar) yang secara sistemik berpotensi merugikan nasabah dan menciptakan ketidakadilan pasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dan komprehensif fenomena Fintech dan layanan Paylater melalui kacamata Al-Qur'an dan Al-Hadits sebagai instrumen analisis kritis dan filter etika profetik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data primer bersumber dari teks suci Al-Qur’an dan teks Al-Hadits tematik muamalah, sementara data sekunder merujuk pada literatur ekonomi mikro Islam kontemporer karya Dr. Marabona Munthe, M.E.Sy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai wahyu dalam manajemen teknologi ekonomi sangat mendesak untuk mengeliminasi unsur riba, gharar, dan maysir guna mewujudkan ekosistem keuangan yang berkeadilan. Analisis ini menegaskan pentingnya transisi operasional dari akad utang-piutang berbasis bunga  menuju akad Murabahah atau Ijarah yang lebih transparan. Implikasi dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen Fintech syariah harus mengedepankan sifatamanah dan transparansi informasi (disclosure) untuk menciptakan kemaslahatan umat (maslahah) serta mencapai kesejahteraan hakiki (falah) di tengah persaingan bisnisdigital global.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Crossan, M., Lane, H., & White, R. (1999). An organizational learning framework: from intuition to institution. Academy of Management Review, 24(3), 522-537.

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia. (2018). Fatwa DSN-MUI No: 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta: DSN-MUI.

Hovmand, S. (1995). Fluidized Bed Drying. In Mujumdar, A.S. (Ed.) Research Design: Qualitative (pp.195-248). 2nd Ed. New York: Marcel Dekker

Islam, Md., Islam., Azim, A.Y., Anwar, Md. R. & Uddin, Md. M. (2014). Customer perceptions in buying decision towards Bangladeshi local apparel products. European Scientific Journal,

(7), 482-497.

Jahanshah, A. A., & Gashti, H. P. (2016). Information Technology and Its Impact on Islamic Business Management. International Journal of Business and Social Science, 7(1), 116-121

Munthe, M. (2025). Ayat-Ayat Ekonomi dalam Muamalah Islam. Pekanbaru: PT Insan Cendekia Mandiri.

Munthe, M. (2025). Ekonomi Mikro Islam: Teori, Nilai, dan Praktik Keadilan Pasar. Pekanbaru: PT Insan Cendekia Mandiri.

Septiani, R., & Arifin, Z. (2016). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Menggunakan Layanan Financial Technology. JurnalEkonomidanBisnisIslam,1(1).

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Nassua Mardiyah, Jahrotul sita mukhti, & Nabila Saskia. (2026). Analisis Isu Kontemporer Manajemen Fintech Syariah: Tinjauan Kritis terhadap Fitur Paylater dalam Perspektif Ekonomi Mikro Islam Nassua Mardiyah,. Journal of Islamic Banking, Economics and Finance, 2(3), 149–157. Retrieved from https://el-emir.com/index.php/jibef/article/view/497
Abstract viewed = 10 times