Isu-Isu Kontemporer Dalam Alquran Dan Hadis Tentang Ekonomi Digital Dalam Perspektif Syariah
Keywords:
Ekonomi Digital, Syariah, Fintech, Riba, GhararAbstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong lahirnya ekonomi digital seperti e-commerce, fintech, dan cryptocurrency yang memberikan kemudahan transaksi, namun juga menimbulkan persoalan dalam perspektif syari’ah, terutama terkait riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan menganalisisekonomi digital berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis dengan metode kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi digital pada dasarnya diperbolehkan (mubah) selama sesuai prinsip syari’ah, tetapi dalam praktiknya masih terdapat unsur riba pada pinjaman online, gharar dalam transaksi yang tidak transparan, serta maysir dalam trading cryptocurrency spekulatif.
Downloads
References
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.
Ascarya. (2015). Akad dan produk bank syariah. Rajawali Pers.
Chapra, M. U. (2000). Islam dan tantangan ekonomi. Gema Insani Press.
El-Gamal, M. A. (2006). Islamic finance: Law, economics, and practice. Cambridge University
Huda, N., et al. (2019). Ekonomi digital dalam perspektif Islam. Kencana.
Karim, A. A. (2017). Ekonomi mikro Islam. Rajawali Pers.
Munthe, M. (2021). Ekonomi syariah dan perkembangan digital. Universitas Muhammadiyah
Al-Qaradawi, Y. (1999). The lawful and the prohibited in Islam. Al-Falah Foundation.
Al-Shatibi, A. I. (2003). Al-Muwafaqat fi usul al-shari’ah. Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Tapscott, D. (2015). The digital economy. McGraw-Hill.
Rahman, A. (2020). Digital economy and Islamic finance. Journal of Islamic Economics, 12(2),
Departemen Agama RI. (2005). Al-Qur’an dan terjemahannya. CV Diponegoro.
Al-Bukhari, M. I. (2002). Shahih al-Bukhari. Dar Ibn Kathir.
Ibn Majah, M. Y. (2009). Sunan Ibnu Majah. Dar al-Fikr.
Muslim, I. H. (2006). Shahih Muslim. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Tirmidzi, M. I. (2007). Sunan al-Tirmidzi. Maktabah al-Ma’arif.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa tentang layanan keuangan berbasis teknologi informasi. DSN-MUI.
Islamic Financial Services Board. (2021). Islamic fintech report. IFSB.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Perkembangan fintech syariah di Indonesia. OJK.Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Qur’an Kemenag online.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Fintech lending dan regulasi. https://www.ojk.go.id
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widya Sari; Nazl Ramadhani, Sadira Athalla Putria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


















